Bagaimana Sebuah Negara Dapat Mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan

 

Tujuan Global untuk Pembangunan Berkelanjutan, terdiri dari 17 objektif, bertujuan untuk menghapuskan kemiskinan, melindungi lingkungan, dan mendorong perdamaian dan kemakmuran universal pada tahun 2030. Awalnya diadopsi oleh semua negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa pada tahun 2015 sebagai komponen integral dari Agenda Pembangunan Berkelanjutan 2030, tujuan-tujuan ini mencakup beragam masalah, termasuk kesehatan, pendidikan, kesetaraan gender, stabilitas ekologi, keanekaragaman hayati, dan keadilan.

 

Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG) ini merupakan kewajiban bersama dan usaha bersama bagi negara-negara dan pemangku kepentingan. Namun, setiap negara menghadapi keadaan, kemampuan, dan prioritas yang berbeda yang memerlukan strategi yang dapat disesuaikan. Pencarian SDG mengakui ketiadaan templat universal atau rute yang ditentukan untuk mencapai kesuksesan. Namun, terdapat prinsip-prinsip umum dan saran-saran yang dapat memberikan panduan kepada negara-negara untuk merancang dan melaksanakan metodologi yang efektif untuk mencapai SDG. Berikut beberapa contoh yang menjelaskan:

 

Sesuaikan Kebijakan dan Strategi Nasional dengan SDG: Salah satu langkah awal melibatkan penyelarasan kebijakan dan strategi nasional dengan SDG, beserta indikator dan metrik yang sesuai. Proses ini memerlukan peninjauan ulang dan penyesuaian kebijakan yang sudah ada untuk memastikan keselarasan dengan Agenda 2030. Ini juga melibatkan pembuatan kebijakan dan strategi baru yang mengatasi kekurangan dan hambatan yang diidentifikasi dalam kerangka SDG. Sebagai contoh, sebuah negara mungkin perlu mengesahkan peraturan atau undang-undang baru mengenai topik seperti perubahan iklim, hak asasi manusia, atau jaringan perlindungan sosial, yang semuanya sesuai dengan kriteria SDG.

 

Bentuk Kemitraan Kolaboratif dan Dapatkan Sumber Daya untuk Pelaksanaan SDG: Tahap kritis lainnya melibatkan pembentukan kemitraan kolaboratif dan perolehan sumber daya untuk pelaksanaan SDG. Ini melibatkan pengadaan pendanaan yang berkelanjutan dan memadai dari sumber-sumber domestik dan internasional, termasuk aliran pendapatan seperti pajak, alokasi fiskal, bantuan internasional, pinjaman, dan investasi. Ini juga memerlukan keterlibatan aktif dan kerja sama dari beragam spektrum pemangku kepentingan dari sektor publik dan swasta, masyarakat sipil, akademisi, media, dan masyarakat setempat. Sebagai contoh, sebuah negara mungkin perlu meningkatkan basis pendapatan pajaknya, menarik investasi langsung asing, atau bergabung dengan inisiatif regional dan global yang mendukung upaya SDG-nya.

 

Tingkatkan Kerangka Institusi dan Kapasitas untuk Mencapai SDG: Penguatan kerangka institusi dan kapasitas merupakan langkah penting lainnya dalam mewujudkan SDG. Upaya ini berfokus pada peningkatan efisiensi, efektivitas, akuntabilitas, dan transparansi lembaga-lembaga publik di berbagai tingkatan pemerintahan, termasuk tingkat nasional dan lokal. Ini juga melibatkan pengembangan kompetensi, keahlian, dan kemampuan inovatif pejabat pemerintah, anggota staf, dan pemangku kepentingan yang terlibat dalam proses SDG. Sebagai contoh, sebuah negara mungkin perlu memperbarui administrasi publiknya, meningkatkan mekanisme pengumpulan data, atau mendirikan sistem pemantauan yang kuat untuk memastikan penyediaan layanan yang optimal dan evaluasi kebijakan yang tepat.

 

Tingkatkan Kesadaran Publik dan Keterlibatan dalam Pencapaian SDG: Meningkatkan kesadaran publik dan melibatkan partisipasi aktif dari pemangku kepentingan yang relevan merupakan langkah penting lainnya dalam mewujudkan SDG. Ini melibatkan penyediaan informasi dan pendidikan kepada warga tentang SDG, menjelaskan bagaimana objektif ini dapat meningkatkan kehidupan pribadi dan kesejahteraan umum mereka. Ini juga melibatkan memberdayakan individu untuk berkontribusi secara berarti dalam pelaksanaan SDG melalui berbagai saluran, termasuk advokasi, sukarelawan, dan umpan balik yang konstruktif. Sebagai contoh, sebuah negara mungkin perlu meluncurkan kampanye nasional, mengadakan konsultasi, atau membuka platform interaktif dengan tujuan meningkatkan kesadaran publik dan merangsang partisipasi dari pemangku kepentingan yang relevan untuk mewujudkan SDG.

 

Dengan mengikuti panduan-panduan strategis ini, sebuah negara dapat membuat kemajuan yang signifikan menuju pencapaian SDG, dan dengan demikian memajukan masa depan berkelanjutan dan komprehensifnya sendiri, serta masa depan komunitas global. Selain itu, pendekatan seperti ini memberikan peluang bagi negara-negara untuk memperoleh wawasan dari, serta berbagi pengalaman dengan, negara-negara dan pemangku kepentingan lain yang bekerja dengan tekun untuk aspirasi yang serupa. SDG melebihi sekadar agenda global; mereka sekaligus memberikan peluang domestik untuk pertumbuhan, transformasi, dan kerja sama harmonis.

Komentar